Kamis, 23 Januari 2014

LOMBA BLOG PIALA BAPAK DINO PATTI DJALAL



Generasi Muda Sebagai Pendobrak, Penyelamat, dan Harapan Bangsa
Oleh: Septia Milanda
            Kita sering sekali mendengar istilah pemuda, remaja, anak-anak, dan bahkan mahasiswa. Ya, mereka adalah generasi muda sebagai tonggak penerus bangsa untuk membawa Indonesia menjadi negara yang lebih baik. Mereka juga mampu mengharumkan  nama Indonesia di kanca internasional baik di bidang akademik maupun nonakademik. Mereka juga mampu memperkenalkan kebudayaan Indonesia di mata dunia serta di tangan mereka juga yang menentukan kekuasaan pemerintah.
            Ingatkah kalian dengan ajang bergengsi beberapa bulan terakhir di Bali? Semua orang terutama di Indonesia sibuk mempersiapkan segala perlengkapan agar acara tersebut berjalan sukses karena kompetisi ini hampir diikuti oleh seluruh negara dengan mengirimkan delegasi terbaiknya. Ya, Miss World. Ajang tersebut telah membawa Putri Indonesia, Vania Larissa menjadi Top Seven dan The Best Talent walaupun tidak menjadi Miss World 2013 melalui ajang ini Indonesia dapat memperkenalkan kebudayaannya, kulinernya, dan tempat-tempat wisatanya yang eksotis khususnya di Bali. Tidak hanya itu, ada juga ajang bergengsi lainnya seperti SEA GAMES 2011 dan Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 yang diadakan di Palembang, Sumatera Selatan. Kompetisi tersebut juga diikuti oleh beberapa negara yang mengirimkan kontingen terbaik masing-masing. Berkat putra-putri terbaik Indonesia, Indonesia mampu menyabet beberapa medali emas dalam kejuaraan tersebut di cabang olahraga tertentu.
            Tahun 1998, Indonesia digemparkan dengan insiden yang menghebohkan bumi pertiwi. Akibat tewasnya empat orang mahasiswa Universitas Trisakti dalam aksi demo untuk menuntut Presiden RI ke-2 yaitu Soeharto agar turun dari jabatannya karena dianggap telah melakukan kediktatoran dan tindak KKN sebagai pemimpin negara. Dengan aksi demo besar-besaran tersebut dan tewasnya mahasiswa, akhirnya Soeharto turun dari jabatannya.
            “Beri aku sepuluh pemuda, maka akan aku ubah dunia” (Bung Karno). Kalimat yang dilontarkan oleh pelopor bangsa ini benar terbukti. Putra-putri Indonesia yang mampu menurunkan rezim Soeharto, putra-putri Indonesia juga yang mampu memperkenalkan budaya Indonesia di mata dunia, serta putra-putri Indonesia juga yang mampu mengharumkan nama Indonesia. Mereka semua adalah generasi muda Indonesia sebagai pendobrak, penyelamat, dan harapan bangsa untuk mewujudkan bangsa Indonesia menjadi negara yang lebih baik lagi.
            Akan tetapi, masih ada generasi muda yang terjebak dengan nafsu dunia yang bersifat fatamorgana sehingga mereka jatuh di jurang kehancuran dan terpuruk di dalamnya. Seperti terlibat narkoba, tawuran, dan koruptor. Generasi muda yang tidak dibekali karakter bangsa dan nilai-nilai pancasila akan melahirkan generasi yang pintar tetapi tidak bermoral. Generasi yang pintar tapi tidak bermoral, bila menjadi seorang pemimpin bukan mensejahterakan rakyatnya. Namun, menyesensarakan rakyatnya. Lihatlah!!! Korupsi dimana-mana bagaikan sebuah adat kebiasaan di Indonesia dan bahkan telah mengakar dan mendarah daging.
            Oleh sebab itu, tugas yang diemban generasi muda sangatlah besar untuk membersihkan noda-noda hitam yang ada di Indonesia dari KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme) serta menghindari hal-hal yang merugikan diri mereka yang dapat merusak masa depan mereka. Perlunya menanamkan karakter bangsa dan nilai-nilai pancasila terutama nilai kejujuran pada generasi muda khususnya kaum pelajar agar tercipta generasi yang cerdas dan bermoral. Selain itu, di dalam pemilu terutama bagi generasi yang telah memenuhi kriteria sehingga bisa menyuarakan pilihannya, sebaiknya ikut berpartisipasi dalam pemilihan seorang pemimpin agar orang yang terpilih sebagai pemimpin benar-benar orang yang tepat. Kemudian, banyaklah menghabiskan waktu untuk kegiatan yang positif khususnya mahasiswa dan pelajar. Seperti menyalurkan hobinya dengan menulis, olahraga, ikut organisasi, belajar kelompok, dan lain-lain. Hindarilah bergaul dengan orang-orang yang dapat menyesatkan diri kita.

Jumat, 22 November 2013

Selembut Kasihmu

Sign In | AddThis
Mohon bantuannya.
Dengan cara like/ komentar/ share link ini http://inspirasi.co/forum/post/738/selembut_kasihmu baik via blog, FB, twitter, dan sosmed lainnya.
Thank you.. :)

Selasa, 26 Juni 2012

Cerita Mini Malam

       Tina berjalan melewati jalan raya. Kepalanya menunduk, kakinya melangkah perlahan-lahan, pikirannya melayang, entah apa yang Tina pikirkan. Kecamuk jiwa yang kini menghantui dalam pikirannya membuat konsentrasinya disaat berjalan terabaikan.
"Bruuukkk,,,"
Tina terjatuh. Tanpa Tina sadari  ia telah menabrak batu. Keluar darah di sekitar tumit Tina. Tina mencoba menahan rasa sakitnya. Tina pun bangkit dan melanjutkan perjalanannya.


        Setiba di rumah, Tina segera mengobati kakinya dan mengurung diri di kamarnya. Matanya menerawang melihat seisi kamar, masih tergambar jelas di memori otaknya Tina mendapat nilai terendah di pelajaran matematika. Alangkah mirisnya hati Tina melihat itu. Tina tahu semua teman-temannya di saat ujian tidak berasaskan kejujuran. Namun, Tina harap ada sebuah keajaiban terhadap nilainya nanti.



To be continue...

Kamis, 21 Juni 2012

Indahnya berbagi Kebaikan

Cerita Mini pagiKU ...

Pagi itu seorang kakek-kakek datang ke rumah si Fulan, kemudian ia mengetuk pintu dan mengucapkan salam.
"Assalamualaikum" ucap si kakek.
lalu Fulan pun membukakan pintu, dengan mata yang masih mengantuk Fulan berkata "siapa pagi-pagi begini telah membangunkan aku" teriak si Fulan.
... "Maaf, nak. Kakek hanya ingin meminta sedekah" ucap kakek perlahan.
"sedekah,,sedekah,," bentak si Fulan.
Fulan pun membanting pintu dan meninggalkan kakek itu begitu saja.

Sang mentari tak lelah menyinari, suasana siang ini membuat Fulan ingin mencari minuman dingin. Fulan segera meraih kunci motornya dan melaju sangat cepat.
Tiba-tiba, brrruuukk.....
Fulan menabrak sesuatu. Badannya terpental, merah darah membuncah di sekitar pelipisnya, Fulan pun tak sadarkan diri. Ia segera dilarikan ke rumah sakit.

Akhirnya, Fulan sadarkan diri. Ia bertanya kepada dokter siapa orang yang telah membawahnnya kemari. Dokter itu menunjukkan ke arah orang separuh baya itu. Fulan pun teriak akan wajah orang itu. Orang itu adalah orang yang datang ke rumahnya pagi tadi. Fulan menyesali segala perbuatannya dan berterimakasih kepada kakek tersebut.

# Ibarat pepatah kejahatan tidak seharusnya dibalas dengan kejahatan pula.

Hollywood, 21 Juni 2012

Hidup lebih Indah Bila Berasaskan Kejujuran

Cerita Mini Sore ...

Senja telah memudar, sang mentari pun sudah bersembunyi di ufuk barat. Pak Karyo harus mengakhiri pekerjaan walaupun dengan berat hati. Pak Karyo sudah tiga tahun ini berprofesi menjadi seorang pemulung semenjak perusahaannya bangkrut dan barang-barang miliknya di sita oleh Bank.

Di tengah perjalanan pulang Pak Karyo melihat sebuah dompet. Kemudian, Pak Karyo memungut dompe...t tersebut. Dibukanya dompet itu, ternyata isi dompet itu masih utuh dilengkapi dengan sejumlah uang, SIM, dan KTP.

Setiba di rumah, Pak Karyo panik. Tubuh anaknya panas dan menggigil. Ia terpaksa membawah anaknya ke rumah sakit. Ternyata anaknya terserang DBD. Pak Karyo harus membeli obat untuk anaknya dan dengan berat hati menggunakan uang yang ia temukan tadi.

Keesokkan harinya, Pak Karyo berniat ingin mengembalikan dompet itu. Akhirnya, Pak Karyo menemui pemilik dompet itu dan meminta maaf telah berani meminjam uang itu.
"Pak, apakah benar ini dompet anda?" tanya Pak Karyo.
"Oh iya benar, terimakasih pak" ucap si Pemilik Dompet.
"Pak, sebelumnya saya minta maaf telah berani meminjam uang Bapak untuk biaya pengobatan anak saya sebesar Rp 50.000,00 tanpa sepengetahuan bapak. Insya Allah, saya akan menggantinya segera" ucap Pak Karya gugup.
"Tidak apa-apa pak, saya ikhlas. Sebagai tanda terimakasih saya, ada sedikit rezeki buat bapak. Bapak bisa menggunakannya untuk pengobatan anak bapak selanjutnya" jawab si Pemilik Dompet.

#Hidup akan lebih indah jika berASASkan KEJUJURAN *^_^*

Hollywood, 21 Juni 2012

Kamis, 12 April 2012

Tersenyum Dalam Lautan Luka

Aku hanya membisu
melihat dirmu tanpa kata-kata
Tatapan matamu dingin terhadapku
Tak ada rasa perduli terhadapku

Disini aku tengah terpuruk dalam balutan luka
Aku butuh tempat bersandar
mencurahkan semua kecamuk jiwa yang tengah melandah

Terkadang senyum bukan berarti aku bahagia
tetapi membaluti semua luka
yang tergores dan memerah

Tak ada orang yang perduli
Aku kecewa, kecewa sangat mendalam
Hatiku terluka,,,

Hollywood, 12 April 2012

Sabtu, 17 Desember 2011

PUISI LEBIH DARI APAPUN


PUISI LEBIH DARI APAPUN
Goresan Tinta Emas : Septia Milanda

Rindu adalah kendaraanku     
Maka sampaikan sejuta salamku pada-Nya
Sepenggal mentari adalah waktuku mengunjungi-Nya
Dan menadahkan sejadah

Kesejukkan jiwaku adalah wudhu karena-Nya
Yang menyinari setiap langkah
Kesehatan  rohaniku adalah gerakan berbakti pada-Nya

Teman akrabku adalah mengingat diri-Nya
Yang menerima setiap curahan manusia
Amalanku adalah dasar cinta dan kerinduan pada-Nya
Yang mampu menghilangkan kegalauan jiwa

Keyakinan adalah kekuatanku
Hanya Dia yang dapat menolongku
Ketaatan adalah bukti kecintaanku
Agar aku menjadi kekasih-Mu

Kecintaanku pada-Mu
Melebihi air di seluruh lautan
Bertemu dengan-Mu adalah harapan terbesarku
Karena Engkau lebih dari segalanya

Aku ingin bertemu dengan-Mu
Jika Engkau cabut nyawaku segera
Aku sangat rela dan bahagia
Apabila aku menjadi kekasih-Nya

Hollywood, 16 Desember 2011

By :
Free Blog Templates